.quickedit{ display:none; }
Minggu, 31 Oktober 2010 2 komentar

Taman Rekreasi Panca Arga I

Saatnya bermain saatnya pergi ke taman rekreasi.. mungkin itu yang ingin dilakukan para orang tua untuk menyenangkan buah hatinya..apalagi saat liburan telah tiba.. Sekarang ini banyak sekali taman rekreasi yang mengharuskan kita membayar dulu untuk memasuki kawasan taman rekreasi tersebut.. tapi ini berbeda dengan salah satu taman rekreasi yang ada di komplek perumahan Panca Arga I. Taman ini memang diperuntukkan bagi warga sekitar untuk berekreasi. Tidak sedikit warga sekitar yang memanfaatkan untuk berolahraga di pagi hari dan siang harinya banyak sekali dijumpai anak-anak yang bermain . Di taman tersebut juga dilengkapi dengan berbagai sarana untuk bermain seperti ayunan, tempat untuk duduk dan bahkan terdapat tank peninggalan jaman perang yang masih berdiri kokoh dan ini menjadi mainan utama anak-anak di sekitar taman. Dan seharusnya tank tersebut harus tetap di jaga jangan untuk di coret-coret. Karena terlihat di beberapa bagian body tank dicoret-coret dengan tulisan yang kurang nyaman dipandang mata.
Taman Panca Arga I ini diresmikan oleh Gubernur Akademi Militer Mayor Jenderal TNI Toni Hartono pada 17 juli tahun 1992. Taman ini memang diperuntukkan bagi warga Panca Arga tapi tidak menutup kemungkinan bagi warga luar Panca Arga untuk sekedar bermain atau berolahraga di taman tersebut asalkan tetap menjaga kebersihan dan kelestarian taman. Dengan menjaga keindahan dan kebersihan taman tentunya tidak hanya bermanfaat bagi kita pribadi tetapi juga bagi masyarakat luas. Seperti pesan yang tertulis di tugu monumen di tengah taman yang berbunyi "Marilah kita wujudkan kehidupan warga yang ''AKABRI'' yaitu akrab, aman, bersih, rapi dan indah". Dan Pastinya taman ini akan lebih ramai lagi kalau di tambah Hotspot Area ( hehe cuma saran Pak..)


Tempat santai di Taman Rekreasi Panca Arga I


Monumen pengesahan taman















Tank Militer yang sudah tidak aktif


Coretan orang iseng Yang tidak pantas dipandang
Sabtu, 30 Oktober 2010 1 komentar

Potret Mbah Bangjo

Tertunduk lesu tak bertenaga tak peduli melawan teriknya matahari demi mencari sesuap nasi dari belas kasihan orang yang berhenti di lampu lalu lintas untuk kelangsungan hidup di sisa umurnya inilah yang dialami seorang kakek tepat di lampu lalu lintas pertigaan SOKA ,entah apa yang ada dibenak Pemerintah Kota menyikapi hal seperti ini.haruskah kota Magelang yang kaya akan budaya,terpelajar orang-orangnya akan mendiamkan atau mungkin mengacuhkan nasib warga mereka sendiri yang tidak mampu seperti ini?ini adalah sebuah kehidupan , kehidupan yang dianggap kecil bagi orang-orang yang berkuasa dan mampu.semoga dengan adanya hal seperti ini mampu membuka mata hati para pejabat di magelang ini.Amin
0 komentar

Monumen Tentara Pelajar

Begitu besar rasa nasionalisme pemuda-pemudi Indonesia di jaman penjajahan dulu.. Apapun mereka pertaruhkan demi bhakti terhadap bangsa ini, termasuk berjuang di medan pertempuran melawan Belanda.. Mereka adalah para pelajar yang tergabung dalam tentara Pelajar. Di usia mereka yang masih sangat muda mereka berani untuk ikut andil dalam peperangan melawan Belanda. tak sedikit dari mereka yang gugur dalam pertempuran tersebut dan tak sedikit pula yang mengalami cacat seumur hidup akibat perang tersebut. Tapi pastinya luka fisik itu tidak begitu terasa dibanding sakit hati yang mereka rasakan karena kehilangan anggota keluarga mereka.

Untuk perjuangan dan pengorbanan tentara Pelajar tersebut, Pemerintah kota Magelang memberikan penghargaan terhadap para pahlawan bangsa dengan mendirikan sebuah monumen untuk mengingatkan kita pada para pahlawan yang diberi nama Monumen Tentara Pelajar.
Monumen Tentara Pelajar ini dibangun di perempatan kiri jalan tepatnya di jalan MT Haryono. Monumen ini dipersembahkan untuk Ex Tentara Pelajar Magelang TNI Brigade 17. Meski hanya dengan sebuah monumen yang mungkin tidak sebanding dengan apa yang telah diberikan para tentara tersebut setidaknya ini bisa terus mengingatkan kita yang telah hidup dalam kemerdekaan untuk menghargai dan melanjutkan perjuangan dalam membangun bangsa ini jadi lebih maju dan beradab... Seperti kata para pahlawan kita "Jiwa Raga Kami Bagimu Negeri''...

















monumen tentara pelajar


Patung Tentara Pelajar di Komplek Monumen Tentara Pelajar Magelang


Daftar nama anggota tentara pelajar yang gugur dalam medan pertempuran.



Tugu peresmian renovasi monumen Tentara Pelajar yang disahkan oleh Walikota Magelang
H. Fahriyanto pada hari minggu tanggal 10 November 2002.

Namun dari sekian keindahan dari Monumen ini sangat disayangkan karena komplek monumen ini harus ternodai (halah :) sok gimana gitu) dengan adanya tumpukan sampah di pintu masuk kompek ini.. Semoga hal ini mendapat perhatian dari dinas kebersihan agar sampah-sampah tersebut dapat segera dibersihkan......Sebenarnya tidak hanya Dinas kebersihan yang bertanggung jawab tapi juga masyarakat sekitar kompleks ini agar tidak sembarangan dalam membuang sampah..

Sampah di pintu masuk menuju komplek Monumen Tentara Pelajar.
0 komentar

Pusat Kota Magelang ( Alun- alun )


Pusat kota yang letaknya strategis ditengah - tengah kota magelang ini merupakan suatu tempat dimana berkumpulnya kalayak muda yang sedang menikmati indahnya suasana kota magelang, selain untuk tempat berkumpul alun-alun juga merupakan tempat berbagai macam kegiatan dari Hiburan,seni,politik,olahraga atau tempat mencari nafkah. Alun-alun Kota Magelang selain sebagai pusat kegiatan publik, juga dipandang sebagai simbol kerukunan beragama, yaitu dengan adanya beberapa sarana peribadatan untuk agama Islam, Ketholik, Kristen dan Konhuchu.
Di sekelilingnya berdiri banyak sekali pusat perbelanjaan dan tempat umum lainnya. Di sebelah timurnya ada Matahari dan Gardena swalayan serta Magelang Theatre yang merupakan satu-satunya bioskop yang ada. Di sebelah utaranya berdiri dengan megah Trio Plaza dan Bank BCA. Selain kedua bangunan tersebut, di sisi utara juga terdapat gereja untuk pemeluk agama kristen. Sementara di sebelah selatan ada Kantor Polresta Magelang, Bank BPD dan klenteng Magelang. Sementara di sebelah barat atau yang sering disebut alun-alun barat ada sebuah masjid yang terbesar di Magelang, tempat ini sering dinamakan Kauman. Sebelah utara Kauman, terdapat gereja katholik dan pastoran.
 
;